PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mendorong peningkatan kompetensi juru sembelih hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proses penyembelihan hewan kurban berjalan sesuai syariat Islam.
Para juru sembelih diharapkan dapat mengikuti pelatihan serta memiliki sertifikasi kompetensi guna menjamin standar penyembelihan yang halal dan sesuai ketentuan.
Hal itu disampaikan Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, melalui Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, saat membuka kegiatan pelatihan penyelenggaraan kurban di Masjid Raya Pekanbaru, Minggu (24/5/2026).
“Kita harapkan sertifikasi ini ke depan bisa terus di-upgrade kompetensinya,” ujar Ingot.
Menurutnya, keberadaan rumah potong hewan swasta yang semakin banyak di Pekanbaru harus diimbangi dengan kualitas dan kompetensi juru sembelih yang memadai.
Pemko Pekanbaru menilai, sertifikasi dan pelatihan penting untuk memastikan proses penyembelihan hewan dilakukan sesuai syariat Islam, sehingga kehalalan daging yang dikonsumsi masyarakat dapat terjamin.
“Jadi di mana pun daging itu dijual, ada jaminan bahwa penyembelihannya sesuai syariat Islam. Kehalalan daging yang kita konsumsi juga lebih terjamin,” jelasnya.
Ia turut mengapresiasi pelaksanaan pelatihan peningkatan kompetensi juru sembelih yang digelar oleh Masjid Raya Pekanbaru.
Kegiatan tersebut diikuti ratusan peserta dari kalangan juru sembelih hewan kurban. Pemerintah berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kemampuan dan profesionalisme para juru sembelih di Kota Pekanbaru.